Masuk ke dunia software house bukan cuma soal coding. Kamu akan sering mendengar istilah seperti sprint, backlog, merge request, deployment, sampai CI/CD. Kalau belum familiar, meeting bisa terasa seperti bahasa asing.
Artikel ini membahas istilah-istilah yang sering digunakan di lingkungan kerja software house, lengkap dengan penjelasan sederhana dan contoh nyata.
Apa Itu Software House?
Software house adalah perusahaan yang fokus membuat dan mengembangkan perangkat lunak untuk klien atau produk internal. Biasanya mengerjakan:
-
Website
-
Aplikasi mobile
-
Sistem enterprise
-
API & microservices
-
Integrasi sistem
Dalam praktiknya, software house menggunakan metode Agile, version control, CI/CD, dan berbagai tools kolaborasi modern.
1️⃣ Istilah dalam Proses Development
Requirement
Kebutuhan sistem yang diminta oleh client.
Jenis Requirement:
-
Functional Requirement → Fitur utama (contoh: login, checkout)
-
Non-Functional Requirement → Performa, keamanan, scalability
User Story
Deskripsi fitur dari sudut pandang pengguna.
Contoh:
Sebagai admin, saya ingin menambahkan produk agar bisa dijual di marketplace.
Biasanya digunakan dalam metode Agile.
Sprint
Periode kerja dalam metode Agile (1–2 minggu) untuk menyelesaikan beberapa task.
Backlog
Daftar semua pekerjaan yang belum dikerjakan.
Ada dua jenis:
-
Product Backlog
-
Sprint Backlog
Scope
Ruang lingkup pekerjaan yang sudah disepakati.
Jika ada fitur tambahan di luar scope → biasanya dianggap out of scope.
Refactor
Merapikan atau mengoptimalkan kode tanpa mengubah fungsinya.
Technical Debt (Tech Debt)
Hutang teknis akibat mengambil solusi cepat yang kurang optimal.
2️⃣ Istilah Version Control (Git Environment)
Hampir semua software house menggunakan Git.
Platform populer:
-
GitHub
-
GitLab
-
Bitbucket
Repository (Repo)
Tempat menyimpan source code project.
Branch
Cabang pengembangan dari kode utama.
Contoh:
-
main
-
develop
-
feature/login
-
hotfix/payment
Commit
Menyimpan perubahan kode dengan pesan deskripsi.
Contoh:
fix: validation login error
Merge
Menggabungkan branch ke branch lain.
Pull Request (PR) / Merge Request (MR)
Permintaan untuk menggabungkan kode ke branch utama setelah review.
Conflict
Terjadi saat dua developer mengubah bagian kode yang sama.
3️⃣ Istilah DevOps & Deployment
Deployment
Proses meng-upload aplikasi ke server agar bisa digunakan user.
Environment
Biasanya ada 3:
Development
Untuk developer.
Staging
Untuk testing sebelum live.
Production
Environment live yang digunakan user.
CI/CD
Continuous Integration & Continuous Deployment.
Proses otomatis:
-
Build
-
Testing
-
Deployment
Biasanya terintegrasi di:
-
GitLab CI/CD
-
GitHub Actions
Docker
Teknologi container untuk menjalankan aplikasi dalam environment yang konsisten.
Environment Variable
Variabel konfigurasi seperti:
-
DB_HOST
-
API_KEY
-
APP_ENV
4️⃣ Istilah Testing
Unit Test
Testing pada fungsi kecil.
Integration Test
Testing antar modul.
UAT (User Acceptance Test)
Testing oleh client sebelum go-live.
Bug
Kesalahan atau error pada sistem.
Regression
Bug lama muncul kembali setelah update.
5️⃣ Istilah Role di Software House
Frontend Developer
Mengembangkan tampilan (UI).
Backend Developer
Mengembangkan logic & database.
Fullstack Developer
Menguasai frontend & backend.
QA (Quality Assurance)
Menguji aplikasi sebelum rilis.
UI/UX Designer
Mendesain tampilan dan pengalaman pengguna.
Project Manager (PM)
Mengatur timeline dan komunikasi dengan client.
Scrum Master
Fasilitator dalam metode Agile.
6️⃣ Istilah yang Sering Muncul Saat Meeting
| Istilah | Arti |
|---|---|
| ETA | Estimasi waktu selesai |
| Blocker | Kendala yang menghambat pekerjaan |
| Hotfix | Perbaikan cepat untuk bug urgent |
| Rollback | Mengembalikan sistem ke versi sebelumnya |
| Go Live | Aplikasi resmi digunakan |
| Overbudget | Biaya melebihi estimasi |
| On Progress | Sedang dikerjakan |
| Pending | Ditunda sementara |
Kenapa Penting Memahami Istilah Ini?
Jika kamu:
-
Mahasiswa IT
-
Fresh graduate
-
Junior developer
-
Ingin kerja di software house
Memahami istilah ini akan:
-
Membuat kamu lebih percaya diri saat meeting
-
Mempermudah komunikasi tim
-
Menghindari miskomunikasi teknis
-
Membantu adaptasi lebih cepat
Kesimpulan
Lingkungan software house penuh dengan istilah teknis dan manajerial. Semakin cepat kamu familiar dengan istilah tersebut, semakin mudah kamu berkembang sebagai developer profesional.
Mulai biasakan:
-
Menggunakan Git workflow dengan benar
-
Memahami Agile & sprint system
-
Mengerti alur deployment
-
Berkomunikasi dengan istilah profesional